Arti Bunga Sakura di Jepang

By: :Utira Florist 0 comments
Arti Bunga Sakura di Jepang

Utira Florist – Jepang memiliki resonansi budaya yang luar biasa untuk makna bunga sakura, yang terjalin sepanjang sejarahnya karena pentingnya bunga sakura di Jepang, mereka dianggap sebagai bunga nasional tidak resmi negara tersebut biasanya pengunjung melakukan perjalanan jauh dan luas untuk menyaksikan bunga sakura yang bermekaran, dan kami menganggap melihat bunga sakura di Jepang sebagai salah satu alasan utama untuk mengunjungi Jepang selama musim semi. Bunga sakura dikenal sebagai sakura dalam bahasa Jepang, bunga sakura adalah bunga dari pohon genus Prunus dan di musim semi, bunga-bunga kecil dan mungil ini bermekaran dalam rona merah muda dan putih, menciptakan awan keindahan di seluruh Jepang dan Belahan Bumi Utara, yang biasanya memiliki iklim yang dapat ditoleransi bagi pohon sakura untuk tumbuh subur dan bunga sakura terkait erat dengan mekarnya, bukan buahnya, dengan nama mereka bahkan mewakili mekarnya bunga, serta arti bunga sakura Jepang, saku dari sakura, diterjemahkan sebagai 'mekar'. Keindahan bunga sakura bukan satu-satunya hal yang menarik bagi mereka karena mereka juga membawa filosofi mendalam di kelopaknya dan bagian dari kepedihan bunga sakura adalah makna metaforisnya, yang berakar pada pendekatan Buddhis terhadap kematian, pada budaya Jepang mengakui umur bunga yang berumur pendek sebagai simbol kefanaan keberadaan manusia, saat bunga sakura mekar, mereka berkembang menjadi bunga yang semarak dan kuat hanya untuk jatuh dari pohonnya dua minggu kemudian dan ini dilihat sebagai metafora melankolis tapi indah untuk kehidupan kita yang singkat. Ada banyak cara berbeda bunga sakura penting di Jepang karena mereka menonjol dalam sejarah dan budaya Jepang serta mereka dapat melambangkan sifat kehidupan yang cepat berlalu, awal yang baru dan bahkan orang-orang yang berkumpul dalam persahabatan.

Arti lain dari bunga sakura muncul selama Perang Dunia II, mewakili pilot Jepang yang melukis bunga di pesawat tempur mereka sebelum memulai misi kamikaze lalu seorang pilot kamikaze menulis haiku ini sesaat sebelum dia dikirim dalam sebuah misi: Andai saja kita bisa jatuh, Seperti bunga sakura di musim semi, Begitu murni dan bercahaya. Pentingnya bunga sakura dalam sejarah Jepang tidak hanya terkait dengan kematian dan perang seperti pada tahun 1912, Jepang memberi hadiah kepada Presiden Amerika saat itu William Taft dengan 3.020 pohon sakura dalam dua belas varietas sebagai tindakan persahabatan antara kedua negara serta dua puluh dari varietas gyoiko, dan ini ditanam di halaman Gedung Putih. Sementara sebagian besar sekolah Barat memulai tahun ajaran pada bulan September, di Jepang, tahun ajaran dimulai pada bulan April dan bertepatan dengan puncak musim bunga sakura dan dalam konteks ini, di Jepang, pentingnya bunga sakura mencerminkan awal yang baru dan pengingat visual akan harapan dan awal yang baru maka akibatnya, anda akan sering melihat pemandangan indah pohon sakura dan bunga sakura yang berputar-putar di udara dalam anime kehidupan sekolah Jepang. Arti bunga sakura begitu dihormati dalam budaya Jepang sehingga negara itu terlibat dalam tradisi yang disebut hanami yaitu Hana berarti 'bunga', dan mi berarti 'melihat' tentunya mengingat makna metaforis bunga sakura, musim semi dipandang sebagai waktu untuk memikirkan singkatnya hidup dan mempraktikkan rasa syukur dan perhatian dengan hadir pada saat itu dan di sinilah kebiasaan hanami masuk selama musim mekar, keluarga dan teman berkumpul untuk hanami, di mana mereka makan dan minum di bawah bunga.

Baca Juga : Dampak Covid-19 Terhadap Siswa SMA

Tags :
categories : inspirations